Milis Love_divine
Artikel
Pengalaman
Kegiatan Meditasi
Majalah Meditasi Angka
Makanan Dan Meditasi
Cerita Renungan
Cd/vcd/dvd
Donasi
Layanan Sms Renungan
Kata-kata Mutiara
 
 
 
 

Divine Love lahir pada bulan Februari 2000 di Bali, Indonesia, lewat proses Samadhi dari Acharya-Shri Kamal Kishore Goswami dan muridnya, Darmayasa. Sekaligus terlahirkan teknik baru meditasi bernama Meditasi Angka yang bertujuan untuk membangkitkan tenaga Kundalini demi terwujudnya Cinta Kasih Spiritual di dalam hati setiap insan Tuhan di dunia.

Cari Artikel
Divine-love-society.org > Artikel
JANGAN PERNAH BERMIMPI BAHWA ORANG YANG TANGANNYA TERBELENGGU RANTAI EMAS AKAN MAMPU MEMBUKAKAN IKATAN TANGANMU
Posted by Tamtam Setiawan on 2010-03-21
[ print artikel ini | beritahu teman ]

Salam Kasih,

Setelah sangat lama dibiarkan di milis, kini tibalah saatnya untuk menutup
Renungan 103 terdahulu:

"Jangan pernah bermimpi bahwa orang yang tangannya terbelenggu rantai emas
akan mampu membukakan ikatan tanganmu." (Darmayasa)

---o0o---

Mangku Danu:

Salam Kasih,

Renungan yang sangat dalam dari Guruji, ketika saat ini sebagian besar dari
komunitas manusia cendrung menjadi komsumtif, individual, dan terlalu komersial
- dan cendrung menjadi hedönis, permisif. Status justru terukur dari seberapa
valus, properti, perhiasan yang dimiliki - dan tak sedikit para pencari
kehidupan spiritual yang tersedot kedalamnya.

Nasehat Guruji kali ini mengingatkan kita semua agar tidak terjebak dengan
gemerlapnya kilauan material yang sesungguhnya adalah maya. Tetapi bagaimana
dapat menggunakan dan meperlakukan sewajarnya sebagai media pengantar ke tujuan yang sesungguhnya: pembebasan. Jadi benda-benda duniawi hanya alat bukan tujuan.... maaf jika tidak pas.

Sriguru,
-danu-
---o0o---

Suryantha:

Salam kasih,

Adalah JELAS orang yang terikat (entah dari bahan apapun pengikatnya) tidak
mungkin bisa menolong orang lain yang juga terikat!. Kalau berbicara masalah
Ikatan (ikatan material), adalah hal yang wajar bagi yang masih memiliki BADAN,
namun karena badan yang di kenakan saat ini adalah badan manusia, maka wajib
hukumnya untuk BERUSAHA mengurangi sedikit-demi-sedikit atau melepaskan sama
sekali ikatan itu, sehingga pada akhirnya mampu untuk menolong yang lain (itulah
diantaranya guna dari badan manusia). Kalau berbicara masalah mengurangi ikatan,
sebagai langkah awal ada dua hal yang harus benar-benar terpenuhi yaitu; tempat BERGANTUNG dan tempat BERLINDUNG, kedua tempat itu HARUS ditemukan!, TANPA tempat itu akan sia-sia apapun yang dilakukan. Dimanakah tempat itu? Tempat itu di sebut GURU, karena setelah bergantung dan berlindung padaNYA, yang terpikirkan kemudian menjadi ucapan selajutnya menjadi tindakan adalah HANYA perintah-perintah dan ajaran-ajaran dariNYA.

Om Sri-sri guru
Suryantha











Selamat Di Jalan Spiritual
Menjaga Ketundukan Hati ( Bag. 2)
Jangan Kotori Tanganmu Dengan Urusan-urusan Tidak Perlu
Kebanggaan Dalam Harta Dan Kecerdasan Hanya Menunjukkan Bahwa Kau Tidak Kaya Dan Tidak Terpelajar
Jangan Kecil Hati Jika Pasukan Lalat, Nyamuk Dan Kala Jengking Tidak Mendukungmu
Menjaga Ketundukan Hati ( Bag. 1)
Salah, Jika Kau Menganggap Orang Mencakupkan Tangan Berarti Menyembah Dirimu
Minuman Penyegar Seorang Guru Spiritual ( Bag. 2)
Minuman Penyegar Seorang Guru Spiritual ( Bag. 1)
Jangan Mencoba Memegang Tuhan Tetapi Biarlah Tuhan Memegangmu. Itulah Jalan Yang Selamat Bagimu
Sudah Waktunya Kita Berhenti Merintih, Sebab Ia Bukanlah Nyanyian Penyejuk Sukma
Karawang Yatra
Bunuh Diri Bukanlah Tindakan Pengecut, Bukanlah Dosa Melainkan Ia Adalah Neraka Itu Sendiri
Engetahuan Suci Memerlukan Hati Yang Suci Bersih Dan Bukan Status, Kedudukan, Kasta Maupun Keterpelajaran Duniawi
Jangan Pernah Bermimpi Bahwa Orang Yang Tangannya Terbelenggu Rantai Emas Akan Mampu Membukakan Ikatan Tanganmu
Liputan Hut Medang Tahun 2010 Hari Ke-7, Puncak Perayaan & Inisiasi
Liputan Hut Medang Tahun 2010 Hari Ke-6, Ke Lempuyang
Liputan Hut Medang Tahun 2010 Hari Ke-4, Pemantapan Meditasi Ii
Liputan Hut Medang Tahun 2010 Hari Ke-3, Pelayanan Kesehatan Gratis
Liputan Hut Medang Tahun 2010 Hari Ke-2, Lomba Anak-anak

Gerakan Suryanamaskar