MENGHINDARI LUBANG Posted by Made Noni on 2010-01-19 [ print artikel ini | beritahu teman ]Salam kasih,
Tadi ketika berangkat bekerja, cuaca mendung dan hujan dari semalam, beberapa kawasan sudah tergenang, Jalan raya bekasi di kawasan Lion mungkin sudah menjadi danau kecil, tapi itu sudah biasa, kalau tidak begitu namanya tidak normal.
Dari depan perumahan kecepatan di gas sedang sedang saja, takut air pada muncrat nggak keruan, jalanan berlubang sudah tergenang air dari semalam, beberapa lubang berhasil di hindari dengan selamat, namun ada beberapa lubang yang walau sudah sedemikian rupa berusaha di hindari namun hasilnya sia-sia belaka, roda depan tetap saja menghajar lubang jalanan tersebut. Karma phala kataku dalam hati, walau sudah berusaha di hindari tetap saja tak dapat menghindar.
Beberapa hari yang lalu, istri pulang kerja cerita tentang pedagang langganannya, muka pedagang itu bengap nggak keruan karena di pukul orang gila, padahal dia sama sekali tidak menggoda orang gila tersebut. Nasib apes kata pedagang.
Beberapa tahun lalu, seorang kawan duduk-duduk depan rumahnya, tiba-tiba datang orang asing yang langsung memukulnya, alasannya dia dikira musuhnya karena mukanya sangat mirip, nasib apes lagi deh...
Salah satu saudara, mengendarai motornya, dia lihat pelepah kelapa jatuh, dan dia sudah berusaha menghindar, namun pelepah kelapa itu seperti mengejarnya kemanapun dia berusaha menghindar, akhirnya dia jatuh terjungkal dari motor dengan pelepah kelapa dihadapannya. Nasib...
Begitu banyak kejadian, ada seorang kawan yang bernama bejo, setiap undian di kantor entah undian apa saja, dia selalu saja dapat hadiah, walau dia tidak mengharapkannya.
Nasib baik dan buruk kadang kala sama sekali tidak bisa di hindari, walau sudah berusaha di hindari tetap saja tidak bisa. Seorang kawan bilang itu ujian Tuhan, namun dalam hati kecil saya menolak asumsi ini, rasanya Tuhan tidak begitu iseng mencoba-coba umatnya dengan hal-hal begini, namun saya lebih setuju dengan apa yang dikatakan Guru bahwa itu adalah pembersihan.
Tidak hanya nasib buruk saja, nasib baik pun adalah pembersihan dari kumpulan karma-karma kita di masa lalu. Yang sulit adalah menerima semua itu dalam keadaan iklas. Nasib baik lebih mudah kita terima dibandingkan nasib buruk, dimana dalam kondisi buruk kita sering mencari kambing hitam untuk membenarkan kondisi buruk yang menimpa kita, kadang Tuhan pun kita jadikan menjadi "kambing hitam pencoba umat".
Semoga kita dijauhkan dari kesalahan-kesalahan ini, semoga kita dapat menjalani kehidupan ini dengan damai dan sentosa. Semoga...
Sriguru
denoni
|