MEDITASI ANGKA MEMBANGKITKAN KUNDALINI ? (BAGIAN 2) Posted by Darmayasa on 2009-10-16 [ print artikel ini | beritahu teman ]Salam Kasih,
Dengan didapatnya kemajuan yang benar di dalam jalan kundalini, maka hal ini sama dengan kita membersihkan terlebih dahulu cangkir, gelas atau botol minuman keras dengan bentuk yang menarik, sebelum kita pergunakan untuk menyimpan dan memakainya meminum susu. Karena kalau wadah kita tidak dibersihkan dengan baik, maka kita akan meminum susu bercampur minuman keras. Barangkali ini juga mengakibatkan kita sampai pada tujuan akhir hidup kita, yaitu memasukkan badan terbungkus kain kafan kedalam lubang kuburan. Demikian pula, bukan tidak mungkin kita akan mendapatkan kehancuran dalam diri kita ketika melaju di jalan spiritual karena kita masih dalam keadaan lahir batin yang tidak bersih. Maka dari itulah, pembersihan batin atau kesadaran kita memang sangat dan merupakan keharusan untuk dilakukan. Bahkan ia merupakan hal mendasar yang harus dilakukan pertama kali ketika kita akan menekuni jalan spiritual.
Setelah kita membersihkan kesadaran kita dari pengertian keliru tentang tenaga sakti kundalini, maka kita harus mulai memberikan perhatian pada hal mendasar diatas tadi, mengingat ia sangat penting kita perhatikan dan terapkan demi pencapaian spiritual yang sejati dan bukan pencapaian kecil-kecil yang berserakan di pinggir jalan.
Untuk dua butir yang telah disebutkan sebelumnya, saya tidak akan menjelaskannya lagi disini, karena ia sudah ada tulisan tersendiri yang pastinya teman-teman telah membacanya. Sekarang saya akan melanjutkannya dengan menganggap semua teman-teman telah mengerti apa itu kundalini, dan apa tujuan sejatinya kundalini.
Pembangkitan kundalini dapat dicapai oleh dan melalui berbagai jalan. Tentu saja meditasi angka (dalam bimbingan serta praktik yang tekun) secara pasti akan dapat mengantarkan kita kepada tujuan pembangkitan kundalini tersebut. Mengingat sejarah awal meditasi angka adalah meditasi kundalini. Tetapi, ada pula yang dapat mencapainya dengan berbagai cara, seperti misalnya melalui teknik hatha yoga dan berbagai teknik lainnya. Tetapi pembangkitan kundalini dengan cara yang sangat umum adalah melalui MANTRAM. Dengan mantram, seseorang dapat membangkitkan kundalininya dengan aman dan mulus. Tetapi ia bukanlah mantram yang tidak diterima dari tukang bakso pinggir jalan atau tidak dengan cara mendapatkan mantram dari buku-buku yang bisa dibeli sembarangan maupun dari internet yang kini bertebaran dan dengan mudah bisa didapatkan. Karena mantram yang kita dapatkan dari internet atau dari buku-buku bebas hanyalah gabungan kalimat-kalimat biasa yang tidak dapat diartikan sebagai mantram, dan ia tidak akan dapat dipergunakan untuk membangkitkan kundalini.
Mantram yang memiliki kekuatan untuk membangkitkan kundalini adalah mantram yang diberikan oleh guru yang bonafid, guru yang memang mampu, guru yang benar-benar tulus di jalan spiritual, dan bukan seorang guru yang bersembunyi dibalik jalan spiritual, tetapi dibalik itu ia memiliki berbagai keinginan pribadi atau material. Hanya mantram seperti itulah yang akan bekerja dengan baik untuk membangkitkan kundalini, dan bukan mantram dari internet atau buku-buku mantram yang saat ini banyak dijual di toko-toko buku.
Mantram yang diberikan oleh guru yang bonafid memiliki kekuatan maha dahsyat dan mampu mengangkat kesadaran murid kepada tingkat kesadaran spiritual lebih tinggi.Dan pada akhirnya mantram itu akan mampu mengarahkan sang murid untuk membangkitkan kundalininya. Kadang-kadang mantram itu memang perlu diucapkan serta dipraktikkan oleh sang murid dengan tekun dan pengucapannyapun sampai mencapai jumlah jutaan kali. Bahkan jika seseorang yang diberikan mantram oleh guru adalah seorang murid yang sudah mencapai tingkatan uttama adhikari, atau tingkatan maha utama, maka ketika sang guru membisikkan mantram di telinga si murid, seketika itu pula sang murid akan mengalami kebangkitan kundalini yang maha dahsyat.
Kekuatan mantram sang guru spiritual akan segera membersihkan kesadaran sang murid seketika dan segera memberikan efek kebangkitan kundalininya. Perubahan kesadaran spiritual sang murid akan menjadi perubahan yang sangat tiba-tiba, dan ia akan menemukan dirinya menjadi seorang yang benar-benar baru, benar-benar berbeda dengan dia yang kemarin. Ia akan memiliki berbagai jenis pencapaian kemampuan spiritual yang ia tidak sangka sama sekali sebelumnya.Pencapaian kemampuan tersebut ada dalam berbagai jenis, yang dapat dibedakan menjadi dua bagian, yaitu pencapaian besar dan pencapaian kecil. Bagi mereka yang kesadarannya belum bersih dan belum mencapai kesadaran maha utama, maka pencapaian kecil tersebut akan dilihat sebagai sebuah pencapaian maha besar, atau bahkan menjadi pencapaian puncak dari pencapaian puncak. Mereka tidak akan mampu mengerti dan memahami bahwa pencapaian seperti yang mereka sedang capai, sesunggunnya hanyalah pencapaian kecil dan sangat remeh.
( .... Bersambung ... )
Sriguru,
Darmayasa
Renungan no. 155
|