HOME SWEET HOME Posted by Made Noni on 2009-08-13 [ print artikel ini | beritahu teman ]Salam kasih,
Dua orang pendaki gunung tersesat di dalam hutan terlepas dari rombongannya,
hutan itu demikian lebat, bahkan sinar mataharipun sangat sulit menembus
helai-helai daun. lumut menempel rata pada batang-batang pohon,
biasanya jika seseorang tersesat di dalam hutan, tebal-tipisnya lumut yang
menempel di batang-batang pohon dapat di jadikan patokan arah timur dan barat.
melihat ratanya lumut ini, sehingga tak satu petunjukpun yang dapat dijadikan
patokan arah.
demikianlah mereka berjalan tak tentu arah dan tujuan, hanya berharap suatu saat
akan sampai di tepi hutan sana.
setelah berjalan berjam-jam tak tahu arah, ternyata mereka hanya berputar-putar
di tempat yang sama, dengan sangat lesu, capek dan patah semangat mereka duduk
bersandar di tempat dimana mereka tadinya berdiri.
dalam kebingungannya, salah satu dari pendaki ini mengusulkan untuk memanjat
pohon, agar bisa melihat petunjuk arah, agar pempunyai patokan arah yang jelas
kemana harus melangkah.
demikianlah, salah satu dari mereka memanjat pohon, dari atas sana dia dapat
melihat arah tepi hutan terdekat dan juga yang terpenting mereka melihat arah
matahari sebagai patokan utama.
berpegang pada patokan tersebut mereka melangkah perlahan-lahan, mengabaikan
hal-hal lain, hanya berpegang pada patokan dari puncak pohon,
ketika mereka bertemu jurang, atau penghalang sekali lagi mereka naik keatas
pohon untuk melihat matahari agar arahnya tidak menyimpang.
demikianlah dalam lebatnya hutan belantara kehidupan ini, ketika kita bingung
dan tersesat dengan arah dan tujuan hidup, kita harus berhenti melangkah, kita
harus mencari petunjuk arah yang jelas. kita harus naik pohon mencari matahari.
kita harus bersusah payah mendaki pohon mencari penerangan Guru, tanpa cahaya
Guru sangat sulit kita menentukan arah dan tujuan.
tanpa cahaya penerangan Guru, kita hanya akan berputar-putar di tempat yang
sama, yang hanya akan menghabiskan tenaga dan waktu.
ketika sudah bertemu cahaya petunjuk Guru, ikuti dengan langkah pasti, jangan
goyah walau ada banyak sekali godaan dalam perjalanan ini, akan banyak angrek
hutan, binatang hutan yang akan menggoda dan mengalihkan perhatian kita akan
arah dan tujuan kita untuk kembali pulang ke rumah.
adakalanya akan bertemu jurang dalam, lebatnya hutan dan segala macam rintangan,
jangan goyah, naik lagi kepuncak pohon, cari matahari petunjuk, mohon petunjuk
pada Guru, setelah itu lanjutkan perjalanan.
perjalanan kita melewati hutan akan tetap berat, mungkin akan penuh dengan
goresan ranting, tajamnya duri, namun kita sudah mempunyai patokan arah yang
pasti, patokan arah untuk kembali pulang. kita tidak akan pernah berputar-putar
lagi, tapi kita melangkah pada langkah-langkah pasti menuju tepian hutan, untuk
kembali pulang ke rumah.
mari kita pulang ke rumah, jangan tersesat lagi di hutan ini,
bersama Guru kita pulang kerumah,
home sweet home...
Sriguru
denoni
|