ASVATAMA DAN DUPLIKATNYA Posted by Made Noni on 2009-07-22 [ print artikel ini | beritahu teman ]Salam kasih,
Kurang lebih 5000 tahun yang lampau, di kuruksetra ada sesosok bayangan yang
mengendap-endap mendekati tenda para Pandawa di malam hari, dengan sigap dan
cekatan bagai kucing langkahnya memasuki area perkemahan pandawa.
secepat kilat sosok ini memasuki sebuah kemah yang terbesar, dan membunuh 5
orang laki-laki yang sedang tidur di dalamnya.
demikianlah sekelumit squel Bharatayudha ketika Asvatama, seorang kesatria besar
melakukan tindakan pengecut ketika menghadapi musuh-musuhnya.
tindakan pengecut dari orang-orang yang sudah kalap oleh dendam dan emosi.
melupakan dirinya sebagai kesatria utama yang mempunyai senjata brahmastra!
senjata yang dapat membakar seluruh dunia hanya dengan sekali tembakan.
demikian juga saat ini, muncul banyak sekali sosok-sosok Asvatama baru, meniru
langkah-langkah pengecut, membunuh lawan yang tidak siap berperang. apakah
tujuannya? sorga?
mungkinkah cara-cara yang demikian pengecut ini dapat ganjaran yang demikian
tinggi?
tugas kesatria adalah berperang, mati di medan perang adalah surga pahalanya.
tapi kesatria yang membunuh lawan, ketika lawan tidak siap dan menyerah kalah
adalah neraka pahalanya.
Lantas apa hubungannya dengan medang?
Seringkali Guru menasihatkan, bahkan sangat sering, yaitu dapatkan pengetahuan
rohani dari Guru yang bonafid, bahkan dalam salah satu renungan kembali Guru
menegaskan
"Sebelum air bah kemarahan, kenafsuan dan kelobaan berhasil kau
kendalikan, penguasaanmu terhadap ayat-ayat kitab suci tidaklah berbeda
dengan kemeriahan warna warni bunga plastik." (Darmayasa)
Begitu sulitnya hidup ini, membuat orang lebih berani menghadapi kematian
dibandingkan untuk tetap memelihara kehidupan. tidak selamanya membunuh adalah cara menghabisi musuh, namun lebih elok seharusnya kesatria dapat mebunuh sang ego.
damai....
sriguru
denoni
|