Milis Love_divine
Artikel
Pengalaman
Kegiatan Meditasi
Majalah Meditasi Angka
Makanan Dan Meditasi
Cerita Renungan
Cd/vcd/dvd
Donasi
Layanan Sms Renungan
Kata-kata Mutiara
 
 
 
 

Divine Love lahir pada bulan Februari 2000 di Bali, Indonesia, lewat proses Samadhi dari Acharya-Shri Kamal Kishore Goswami dan muridnya, Darmayasa. Sekaligus terlahirkan teknik baru meditasi bernama Meditasi Angka yang bertujuan untuk membangkitkan tenaga Kundalini demi terwujudnya Cinta Kasih Spiritual di dalam hati setiap insan Tuhan di dunia.

Cari Artikel
Divine-love-society.org > Artikel
AKAN SANGAT INDAH JIKA KITA BERJALAN DI JALAN SENDIRI, TANPA MENYENGGOL ATAU MENGHALANGI ORANG BERJALAN DI SEBELAH KITA
Posted by Tamtam Setiawan on 2009-05-22
[ print artikel ini | beritahu teman ]

Salam Kasih,

Setelah sekitar dua mingguan dibahas di mulis kita ini, maka tibalah saatnya untuk menutup Renungan 089 terdahulu:

“Akan sangat indah jika kita berjalan di jalan sendiri, tanpa menyenggol atau menghalangi orang berjalan di sebelah kita.” (Darmayasa)
---o0o---

Berikut tanggapan dari peserta milis:

Herry Ermawan:

Salam Kasih,

The Great Intelek atau pikiran Tuhan membelah memunculkan pikiran-pikiran
pribadi. Ada yang mengibaratkan sebagai bayangan-bayangan bulan yang nampak
di air atau seperti jari tangan dimana dari tangan muncul lima jari kemudian
seterusnya berkembang menjadi jumlah tidak terhingga pikiran-pikiran. "Aku
membelah diriku sendiri sehingga Aku bisa merasakan Cinta dari diriKu
sendiri". Manusia adalah TUJUAN CIPTAAN itu sendiri yaitu agar Tuhan dapat
merasakan CINTA. Namun Tuhan tidak membutuhkan cinta yang palsu yang
berdasarkan nafsu & keterikatan, melainkan CINTA SEJATI TANPA SYARAT yang
dikenal dengan UNCONDIONAL LOVE. Untuk itu manusia diberikan kehendak bebas
atau diberikan FREEDOM OF CHOICE. Memberikan kebebasan pada seseorang untuk
menggunakan kehendak bebasnya adalah amanat Tuhan dan pasti sangat indah
jika semua manusia bisa melaksanakan hal demikian. THE MORE WE LOVE SOMEONE
THE MORE FREEDOM WE GIVE TO HIM/HER. Semakin kita mencintai seseorang maka
semakin besar kebebasan yang seharusnya diberikan kepada orang tersebut.

Tetapi karena ternyata hanya sedikit yang mau menghormati kebebasan demikian
makanya dibutuhkan aturan-aturan agar tidak kacau...

Love
Herry Ermawan
---o0o---

Mahardika:

Salam Kasih,

Jalan spiritual sudah ada jalurnya sendiri-sendiri. Menyerobot jalur orang lain, tidak membuat kita akan lebih cepat, atau sebaliknya tidak juga membuat orang lain akan jatuh. Namun yang ada, justru akan membuat kita sendiri jatuh merosot, karena membuang hasil tabungan spiritual secara percuma. Jalan spiritual sangat tergantung dari kesiapan jiwa dan raga masing-masing individu. Maka fokuslah dengan penuh tekad dalam mempersiapkan jiwa dan raga. Dengan sendirinya jalan didepan kita akan terbuka memperlihatkan arah yang benar. Kemurnian jiwa dan raga, pada saatnya akan menularkan pancaran baik dan menarik orang disekitar kita kembali pada jalur pendakiannya.

Sriguru,
mgm
---o0o---

Sukada:

Salam kasih,

Menyenggol ataupun menghalangi orang lain dalam berjalan akan sangat berbahaya buat kita yang baru belajar berjalan. Karena senggolan maupun halangan kita bukannya menghambat orang lain tapi justru akan membuat kita tersesungkur jungkir balik, akhirnya tujuan yang telah ditunjukkan oleh IBU (GURU) kita malah tidak akan tercapai. Perjalan indah adalah perjalanan yang ditunjukkan/ diberkahi GURU

Damai
I W Sukada
---o0o---

Sudarma:

Salam Kasih,

Hidup bagaikan meniti jalan yang panjang berkelok-kelok, sempit, berbatu dan banyak durinya hingga terkadang kita juga terantuk karena karma, meski sudah berjalan dengan berhati-hati agar tak menabrak orang lain dan sudah berusaha tidak menghalangi jalan orang lain...tapi terkadang orang lain menjadi jalaran menunjukkan karma kepada kita, sehingga kita tidak dapat berjalan dengan mulus.

Namun dengan bimbingan seorang guru yang welas asih, bergaul dengan orang-ornag bijak, dan berusaha bangkit dari situasi tidak beruntung seperti itu, niscaya..halangan seperti itu tak akan menjadi penghalang

Damai,
Sudarma
---o0o---

Winadi Yasa:

Salam kasih,

Setiap orang memiliki kayakinan masing-masing. Agar hidup di dunia ini menjadi damai kita harus mehargai keyakinan masing-masing orang tersebut. Akan sangat indah bila kita mampu tidak menyinggung keyakinan orang yang dekat dengan kita. Bila kita menyinggung keyakinan orang lain, maka akan menimbulkan gesekan yang berakibat buruk bagi kehidupan kita. Lakukanlah keyakinan kita itu dengan sebaik-baiknya sesuai petunjuk guru masing-masing sehingga apa yang kita tuju bisa tercapai.

Sriguru,
I M Winadi Yasa
---o0o---

Sardiana:

Salam Kasih,

Ternyata keindahan itu tidak saja menghiasi bunga mawar, melati ..den seterusnya, namun keindahan itu juga menghiasi hidup kita ini "jika ...". keindahan bunga mawar dan melati itu tersembunyi dibalik kemekaran dan semerbak wanginya. keindahan hidup ini tersembunyi dibalik pengendalian diri, pengendalian sang ego dan pikiran.

Orang lain bukan penghalang, tetapi adalah pelengkap keindahan hidup itu sendiri. Betapa indahnya hidup ini dilengkapi oleh keindahan hidup orang lain. Persenyawaan indah di atas mengakibatkan semua tampak semakin indah dan indah.

Keadaan semakin indah dan indah tampak pada kemekaran bunga mawar tidak mengganggu kemekaran bunga melati. Keadaan semakin indah dan indah tampak pada kesemerbakan wangi bunga mawar tanpa mengganggu kesemerbakan wangi bunga melati. Keadaan semakin indah dan indah itu tampak semakin kental diatas jalannya sendiri menghiasi alam dengan keindahannya masing-masing. Semua menjadi sangat indah, indah dalam kedamaian.

Hidup dihiasi indah dalam kedamaian. Kedamian itu indah, indah itu kedamaian - mata air kehidupan. Mata air itu hanya tercipta dari sumur pengendalian diri.
Jadi, memang semua akan tampak sangat indah pada hidup ini seindah mawar dan melati dalam relung hati pengendalian diri itu.

Damai,
Sardiana
---o0o---

Herry Ermawan:

Salam Kasih,

Tuhan menciptakan manusia bukanlah untuk menjadi MAHLUK YANG DITAKUTI
melainkan KEBERADAAN yang seharusnya dicintai dan juga KEBERADAAN yang
sangat pemurah dalam memberikan cinta.

Dengan dibekali FREEDOM OF CHOICE setiap insan berhak untuk menentukan jalan
hidupnya dalam rangka memainkan permainan Tuhan dalam mengecap CINTA melalui
manusia. Hanya keberadan dalam wujud fisiklah CINTA dengan getaran yang
dasyat dapat muncul. Bahkan konon para Dewapun banyak yang berkeinginan
menjelma menjadi manusia untuk merasakan CINTA. Untuk itu kita harus
benar-benar mensyukuri kelahiran kita sebagai manusia.

Manusia harus mengalami sendiri pengalaman-pengalam an pahit dan manis dalam
kehidupannya sebagai manusia. Setiap test kehidupan dalam bentuk penderitaan
, kesulitan, kesedihan akan membawa manusia lebih mengerti akan artinya
CINTA. Untuk itulah insan manusia seharusnya tidak perlu takut hidup
bermasyarakat dengan membuang diri ke hutan atau menempuh jalan hidup yang
sejenis dengan mengasingkan diri dari kehidupan, karena itu tidak akan
membawanya maju dalam pemahaman tentang CINTA.

Tuhan yang tidak terfikirkan sering membuat insan manusia berimajinasi
tentang sosok Tuhan dan seringkali Tuhan digambarkan sebagai sosok yang
menakutkan yang akan menghukum manusia yang tidak mengikuti aturan-aturan
dengan hukuman yang sangat menyakitkan. Seringkali manusia yang berhati
kotor ditipu oleh IBLIS yang mengaku sebagai Tuhan dan kemudian memberikan
petunjuk-petunjuk yang menyesatkan pada manusia itu. Manusia-manusia inilah
yang berpotensi untuk mengganggu FREEDOM OF CHOICE manusia dengan menyenggol
atau menghalangi jalan orang lain.

Tuhan itu penuh welas asih dan pasti tidak akan pernah menurunkan aturan
untuk menyakiti orang lain, karena Tuhan menghendaki UNCONDIONAL LOVE dari
manusia bukannya CINTA KARENA KETAKUTAN ATAU DIBAWAH ANCAMAN. Biarlah
setiap manusia menjalankan kehidupannya sesuai dengan pelajaran yang telah
ditentukan untuknya (PRARABDA). Jangan terlalu berambisi atau berangan-angan
untuk mencapai pembebasan dalam waktu singkat karena Tuhan telah
mengaturnya, setiap manusia mempunyai peran yang harus dimainkannya. Yang
perlu dilakukan hanyalah selalu terhubung dengan Tuhan SECARA LANGSUNG
dengan selalu mengingat NAMANYA atau ANGKA PILIHAN sambil tetap melakukan
kesibukan duniawi.

Semoga bermanfaat, kekurangannya mohon ditambahkan. .

Love
Herry Ermawan
---o0o---

Sardiana:

Salam Kasih,

Tanpa menyengol atau menghalangi:
(1) menghormati orang lain, berarti menghormati diri sendiri.
(2) menghormati hak orang lain berarti menghormati hak diri sendiri.
(3 )menghormati agama orang lain berarti menghormati agama diri sendiri... dstnya.

Menghormati dalam bentuk tindakan 1, 2, 3 merupakan rumus hidup yang sangat indah secara spiritual. Kehidupan indah secara spiritual melahirkan suatu kelembutan hidup. Kelembutan hidup bisa melahirkan orang-orang lembut. orang-orang lembut melahirkan kedamaian. Sangat indah hidup ini jika selalu mampu dihiasinya dengan tindakan-tindakan 1,2,3 itu untuk mewujudkan suasana damai. Suasana damai, damai dan damai ..., sebuah cita-cita hidup yang sangat indah, mulia - semulia orang-orang suci, semulia guru-guru spiritual.

"jika ..., tanpa ..., akan sangat indah":

Pengkondisian dengan "jika ..., tanpa ..." adalah sebuah kondisi yang tidak mudah untuk dilakukan dalam tindakan hidup sehari-hari untuk mencapai sesuatu "akan sangat indah". Ketidakmudahan itu akan selalu dialami disebabkan oleh konflik kepentingan hidup yang diselimuti maya. Dalam keadaan seperti itu "yang sangat indah" berbalik menjadi "tidak sangat indah". Maksudnya "yang sangat indah secara spiritual" berbalik menjadi "tidak sangat indah secara maya". Dalam konteks kehidupan manusia secara umum (termasuk saya) "indah secara maya" lebih menarik daripada "indah secara spiritual".

Kemenarikan itu terletak pada "indah secara maya" selalu menyajikan "menu" enak pemuasan segala keinginan. Pemuasan segala keinginan berarti pemuasan ego. Semua akan terasa sangat indah, sebuah keindahan yang tidak disadari palsu, sebuah realita maya. "indah secara spiritual" tidak menarik pada hal keindahan itu keindahan sejati, akan tetapi tetap saja tidak menarik, karena keindahan itu bersembunyi dibalik penderitaan secara maya. Orang biasanya tidak menghendaki penderitaan secara maya. Memang sifat maya memiliki daya-goda yang bisa menghancurkan perilaku spiritual.

Secara umum kita (saya) selalu terjebak dalam keindahan maya itu, sehingga kegiatan menyenggol dan menghalangi lebih indah dari tanpa melakukan itu. Dalam kondisi seperti itu sangat sulit pencapaian "jika ..., tanpa ..., akan sangat indah". Keluar dari jeratan itu butuh waktu, dan bahkan mungkin ditempuh beberapa kali kelahiran.

Beberapa pun waktu dibutuhkan, jika niat ada, sebuah berkah pasti ada. Berkah untuk keluar dari jeratan maya agar bersih darinya. Untuk membersihkan itu "gunakanlah meditasimu sebagai sabun mandimu", pinjam istilah Guru Ji. Mudah-mudahan dengan cara mandi itu, kita (saya) bisa keluar dari jeratan maya sehingga pengkondisian "jika ..., tanpa ..., akan sangat indah" dapat dialami sebagai keindahan sejati.

Sriguru,
Sardiana
---o0o---

Herry Ermawan:

Salam Kasih,

Suatu kali seseorang datang ke Ramakrishna Paramahamsa dan ringkasnya dia
bertanya ,"Bhagavan mohon petunjuk apa yang sebaiknya hamba kerjakan dalam
keseharian hamba" Secara mengejutkan Ramakrishna menjawab ," Jadilah
pencuri!!!" Bukan main terkejutnya orang itu mendapat petunjuk yang tidak
masuk akal dari seorang suci seperi Ramakrishna.

Demikianlah suratan takdir 'PRARABDA' sudah tertulis oleh HIGHER SELF
(pribadi tinggi) yang bertujuan untuk memberikan pelajaran pada insane
manusia sehingga dapat maju untuk menggapai UNCONDIONAL LOVE. Ceritra diatas
menggambarkan bahwa pelajaran yang harus dilalui orang tersebut adalah
menjadi pencuri. Mungkin dengan mencuri kemudian tertangkap masa dan
digebukin, lalu dia menajdi 100% sadar akan semua kecendrungan jahat yang
ada dalam dirinya. Seringkali insan manusia memerlukan 'PUKULAN ' untuk
membuatnya menjadi sadar. Pukulan itu sesungguhnya 'CUBITAN SAYANG' dari
Tuhan karena seseorang sudah salah arah dan untuk mengingatkannya kembali ke
track yang benar.

Manusia biasa sudah pasti tidak bisa membaca 'suratan takdir yang tertulis'
terhadap rencana kehidupan seseorang, hanya orang-orang suci tertentu yang
dapat membacanya. Oleh karena itu manusia biasa sangatlah tidak pantas untuk
menghalangi atau menyenggol jalan lain karena mungkin menganggap jalan orang
lain itu salah..sekali lagi tidak pantas dan tidak punya kualifikasi untuk
itu.

Dalam Mahabrata dan Bharata Yudha sudah sangat jelas diceritrakan bagaimana
Shri Krishna sebenarnya sudah merencakan semua kejadian dalam peristiwa yang
dsyat itu. Demikianlah sebenarnya, kita adalah 'ALAT TUHAN' untuk merasakan
'CINTA'. Orang buta boleh saja mentertawakan Sri Krihna yang telah menebas
leher Sisupala dengan Chakra, tetapi orang itu tidak tahu kejadiaan apa
yang terjadi sebelumnya dan apa tujuan Shri Krishna melakukan hal tersebut.
Semakin dia menggunakan akal untuk mencerna hal-hal demikian maka dia akan
semakin menjauhkan diri dari Tuhan. Jangan mencoba mengerti tindakan Tuhan
dengan kacamata pikiran yang dangkal.

Dengan selalu menghubungkan diri dengan Tuhan melalui Nam atau Angka Pilihan
makan kita akan selalu dalam track pelajaran yang sudah tertulis untuk kita.

Kudus, 14 Mei 2009

Love
Herry Ermawan
---o0o---











Godaan Spiritual (bag-1)
Peliharalah Badan Kita
Menanti Kehadiran Sang Maha Pinandita (3)
Menanti Kehadiran Sang Maha Pinandita (2)
Menanti Kehadiran Sang Maha Pinandita (1)
Tak Ada Yang Gagal
Tabloid Suluh Meditasi Edisi Nopember 2011
Kenapa Medang?
Dalam Baju Spiritual
Legenda Cinta Radha Krishna
Geliat Pembangunan Aula/wantilan Di Parama Dhama Denpasar
Bersama Guru Dalam Setiap Langkah
Menolak Kesempatan Emas (bagian 2)
Menolak Kesempatan Emas (bagian 1)
Teknik Menerima Berkah (bagian 2)
Teknik Menerima Berkah (bagian 1)
Menjaga Hubungan Dengan Guru / Tuhan (bag.2)
Menjaga Hubungan Dengan Guru / Tuhan (bag.1)
Sembah Sujud
Kucing Putih Di Parama Dhama

Gerakan Suryanamaskar