|
|
| Divine Love lahir pada bulan
Februari 2000 di Bali, Indonesia, lewat proses Samadhi dari Acharya-Shri
Kamal Kishore Goswami dan muridnya, Darmayasa. Sekaligus terlahirkan
teknik baru meditasi bernama Meditasi Angka yang bertujuan untuk membangkitkan
tenaga Kundalini demi terwujudnya Cinta Kasih Spiritual di dalam hati
setiap insan Tuhan di dunia. |
| Divine-love-society.org > Artikel |
DUA HARI BERSAMA PRABHU DARMAYASA Posted by Dayu Sri on 2008-04-21 [ print artikel ini | beritahu teman ] Pertemuan pertama penulis dengan prabu dimulai dengan mengunjungi beliau di center yang merupakan pusat kegiatan meditasi angka. Center yang didesain sangat sederhana menyerupai ashram para maharesi zaman dahulu berlokasi di desa Padanggalak Sanur ( dekat penyu dewata )
Dari trafict light ke arah penyu dewata kita membutuhkan waktu lima menit lagi untuk sampai di tempat parkir mobil. Perjalanan berikutnya dilanjutkan dengan berjalan kaki diantara pematang sawah dan kebun kebun milik penduduk, setelah berjalan sekitar 5 menit dengan kondisi jalan pedesaan, nampak air mengalir deras dari sawah-sawah yang menggunakan system terasering yang menyebabkan air tersebut nampak seperti air terjun, alam pedesaan dengan pohon-pohon rindang, suara burung dan sungai yang mengalir tepat di bawah center menyebabkan kita lupa bahwa beberapa meter dari tempat itu adalah jl Bypass yg selalu penuh sesak dengan kendaraan.
Akhirnya penulis sampai di sebuah gerbang yang bertuliskan Divine-love-sociaty, nampak prabhu sedang santai dengan dikelilingi oleh beberapa pemedang, OM Swastyastu akhirnya sampai juga, salam beliau membuat penulis merasa agak terperangah, karena janjinya datang jam 7 baru sampai jam 9 malam
Setelah beramah tamah sebentar meditasi angkapun dimulai dengan renungan yang dilaksanakan dengan duduk di bawah sinar bulan dan bintang yang pada malam itu nampak bersinar terang
Dalam renungan tersebut prabu menjelaskan tentang meditasi angka dan kegunaanya dalam kehidupan sehari hari, acara ditutup dengan melakukan meditasi bersama yang dipimpin oleh sdr Putu Aris dan Sdr Adi Candra
Hari kedua penulis mengikuti perjalanan prabhu ke Ubud. Di sepanjang perjalanan penulis sangat menikmati perjalanan karena dipenuhi dengan senda gurau baik oleh prabu sendiri dan Mr Amarjiva seorang proffessor berkebangssan India yang dengan setia selalu mengikuti kemana prabu pergi
Dengan celotehannya yang campur baur inggris hindi menyebabkan suasana sepanjang perjalanan sangat hidup apalagi diselinggi dengan wejangan-wejangan dan cerita pengalaman prabu waktu kecil di Ubud.
Akhirya setelah lebih kurang satu jam perjalanan tibalah team di sebuah hotel yang sangat cantik, desain bangunan traditional bali yang full colour dipenuhi dengan ornament ornament khas bali dan beberapa lukisan style bali yang terpajang di setiap sudut ruangan menyebabkan suasana hotel malam itu amat sangat sesuai dengan apa yang akan dipaparkan oleh prabu
Acara dimulai dengan pemaparan tentang meditasi angka oleh prabu dengan diselingi tanya jawab. Dalam pertemuan tersebut prabu menjelaskan tentang meditasi angka dengan penekanan kepada angka sebagai pusat control dari segala kegiatan dalam kehidupan
Acara ditutup dengan melakukan meditasi bersama, dan kamipun diajak mampir di rumahnya prabu di Ubud. Di sebuah ruangan perpustakaan kami diajak melihat buku buku koleksinya prabu yang sebagian besar merupakan buku-buku agama dalam bahasa Inggris dan Sansekerta
Dibangunan yang letaknya dilantai 2 tersebut penulis sempat terkesima melihat indahnya bulan 1 hari menjelang purnama, entah kena pengaruh spiritualnya prabu ataukah pengaruh dari sinar bulan penulis merasakan sebuah kerinduan pada Hyang Pencipta, sesuatu yang dulu sering dirasakan, sesuatu yang kemudian diabaikan karena pengaruh hingar bingarnya teknologi .
Diakui atau tidak, perjalanan tersebut merupakan sebuah perjalanan yang indah, perjalanan yang sedianya hanya merupakan tuntutan pekerjaan akhirnya menjadikan sesuatu yang sangat bermanfaat bagi penulis sendiri.

|
|
|
 |
|
|
|
Minuman Penyegar Seorang Guru Spiritual ( Bag. 2) |
|
Minuman Penyegar Seorang Guru Spiritual ( Bag. 1) |
|
Jangan Mencoba Memegang Tuhan Tetapi Biarlah Tuhan Memegangmu. Itulah Jalan Yang Selamat Bagimu |
|
Sudah Waktunya Kita Berhenti Merintih, Sebab Ia Bukanlah Nyanyian Penyejuk Sukma |
|
Karawang Yatra |
|
Bunuh Diri Bukanlah Tindakan Pengecut, Bukanlah Dosa Melainkan Ia Adalah Neraka Itu Sendiri |
|
Engetahuan Suci Memerlukan Hati Yang Suci Bersih Dan Bukan Status, Kedudukan, Kasta Maupun Keterpelajaran Duniawi |
|
Jangan Pernah Bermimpi Bahwa Orang Yang Tangannya Terbelenggu Rantai Emas Akan Mampu Membukakan Ikatan Tanganmu |
|
Liputan Hut Medang Tahun 2010 Hari Ke-7, Puncak Perayaan & Inisiasi |
|
Liputan Hut Medang Tahun 2010 Hari Ke-6, Ke Lempuyang |
|
Liputan Hut Medang Tahun 2010 Hari Ke-4, Pemantapan Meditasi Ii |
|
Liputan Hut Medang Tahun 2010 Hari Ke-3, Pelayanan Kesehatan Gratis |
|
Liputan Hut Medang Tahun 2010 Hari Ke-2, Lomba Anak-anak |
|
Liputan Hut Medang Tahun 2010 Hari 1, Kunjungan Sosial Ke Panti Asuhan Dan Jompo |
|
Susunan Panitia Nasional & Agenda Hut X Meditasi Angka 2010 |
|
Orang-orang Yang Malas Spiritual Cenderung Mewakilkan Dirinya Lewat Setan Dan Iblis. |
|
Menghindari Lubang |
|
Mata Pelajaran Meditasi Bikin Siswa Lebih Berprestasi |
|
Mengapa Kita Malas Ber-meditasi Angka? ( Bag. 2) |
|
Majalah Meditasi Angka Edisi Juli 2005 |
 |
|
|