[MA01] MAKANAN KODRATI MANUSIA Posted by Meranggi on 2005-12-31 [ print artikel ini | beritahu teman ]“Makan jagung rebus bikinan istri kali ini terasa lain, selain segar dan membuka kenangan masa kecil didesa suatu pelosok di Bali, juga ada rasa penasaran, kok saya makan jagung lebih segar dibandingkan makan daging, kenapa perasaan ini baru saya rasakan, padahal sebelumnya disaat memakan menu sejenis tidak seperti ini.”
Rasa penasaran membuat pikiran nakal menjelajah kehakikian makanan, menu makanan manusia sesungguhnya yang cocok itu seperti apa, terlepas dari selera dan budaya. Tergelitik cocoknya menu makanan manusia, saya teringat akan hadiah sebuah buku oleh bapak mertua, dan tulisan berikut saya sarikan dari buku itu.
Alam menyediakan makanan dan minuman bagi penghuninya, secara alami pula penghuninya akan memakan dan meminum sesuai dengan kodratnya.
Mahluk hidup pemakan tumbuh-tumbuhan disebut Herbivora dan pemakan daging disebut Carnivora.
Makanan kodrati adalah makanan yang paling cocok di konsumsi manusia, cocok untuk dikunyah, cocok untuk ditelan, untuk lambung, untuk faedah tubuh, cocok dengan anatomi tubuh. Dengan menghubungkan fungsi organ itu maka kita akan mengetahui klasifikasi makanan kodrati manusia.
Lebih mudahnya kita mengamati dua karakter mahluk ditinjau dari jenis makanan alam yang dimakannya. Mahluk pemakan daging (carnivora) dan mahluk pemakan tumbuhan (herbivora).
Pemakan daging mempunyai ciri khas, yaitu mulut dengan bukaan relatif lebar, dengan gigi seri yang tajam dan taring yang runcing dengan pinggiran tajam dan memanjang, geraham sisi pinggiran yang tajam. Gerakan geraham membuka dan menutup. (Laporan Dr. W.S. Collen, dalam American Society for the study of Atherosclerosis)
Bagaimana dengan mahluk pemakan tumbuhan, sebagaimana yang paling kita ketahui adalah sapi atau kambing dalam kehidupan keseharian, dia punya bukaan mulut relatif kecil dengan deretan gigi seri yang tajam dengan taring yang tak panjang, geraham yang relatif mendatar seperti penggilingan tahu yang memang untuk mengunyah, gerakan geraham yang bervariasi, naik-turun, muka–belakang-samping. (Dr Hereward Carrington)
Dari sisi gigi dan gerakan geraham kita sudah menduga bahwa manusia ada di kelompok mahluk pemakan tumbuhan. Usus kecil dan besar herbivora sangat panjang serta licin, sedang carnivora ususnya pendek. Manusia mempunyai usus yang panjang baik usus kecil maupun besar. (Dr. G.S. Huntington, The Anatomy of the human Peritoneum and Abdominal Cavity). Cara berkeringat herbivora melalui pori-pori kulit, sedangkan carnivora lewat mulut (Dr. Philip Chen), apakah manusia berkeringat lewat mulut? Air ludah manusia mengandung enzim Ptyalin yang berguna untuk mencernakan hidrat arang seperti air ludah herbivora lainnya.
Manusia meminum air dengan menghisap, sedang carnivora memakai lidah.
Dari sekian bukti diatas rasanya tak diragukan bahwa manusia memang memakan tumbuhan sesuai dengan kodratnya.
Terima kasih jagung rebus, walau telah direbus dia masih sempat memberikan suatu pelajaran pada saya tentang hakekat makanan kodrati manusia.
Jakarta, 12 Desember 2004.
|