PEMANTAPAN MEDITASI ANGKA HARI KE-6 TANGGAL 26 FEBRUARI 2005 Posted by Ketut Adi on 2005-02-26 [ print artikel ini | beritahu teman ]Salam Kasih,
Tanggal 26 adalah hari bersejarah bagi keluarga Meditasi Angka. Kita mengadakan peringatan HUT Meditasi Angka di gedung ISI Denpasar.
Malam harinya kita kembali melakukan acara pemantapan. Namun karena pihak panitia membagikan snack terlebih dahulu, maka tidak baik dilanjutkan dengan latihan meditasi (meditasi tidak baik dilakukan saat perut dalam keadaan kenyang). Akhirnya Bapak Darmayasa memberikan wejangan-wejangan ringan bagaimana cara makan yang benar, saat membuang kotoran, menjaga kebersihan, dan lain-lain. Semua itu adalah hal-hal praktis dalam kehidupan kita sehari-hari. Itulah meditasi angka, terkait dengan semua hal-hal yang praktis dalam hidup keseharian kita.
Tentang cara makan, Bapak Darmayasa menyarankan agar kita selalu berdoa dan mempersembahkan dahulu makanan tersebut kepada Tuhan sebagai pemilik seluruh alam beserta isinya. Jangan lupa untuk selalu mencuci tangan sebelum kita makan. Makanlah selalu makanan yang baik (satvik) yaitu makanan yang lembut, rasanya tidak terlalu keras (tidak terlalu manis, asin, kecut, dll) serta makanan yang baik untuk perut dan kesehatan kita. Jangan hanya mengejar makanan yang rasanya enak, tapi belum tentu baik bagi tubuh kita. Sebelum mulai makan nasi, sebaiknya minum sedikit air dahulu. Setelah selesai makan, jangan langsung minum air, tapi tunggulah beberapa saat, baru kemudian minum air. Jangan lupa berkumur setelah makan untuk menjaga kebersihan mulut.
Menjaga kebersihan diri lahir bathin sangat penting bagi penekun meditasi. Bapak Darmayasa mencontohkan, setiap selesai buang air kecil, selalulah dicuci dengan air sampai bersih. Bagi kaum wanita yang lagi datang bulan dan memakai pembalut wanita, hendaknya pembalut itu segera dibuang atau dibakar, jangan sampai disimpan lama. Pada saat buang air besar, agar tubuh kita tidak dikotori oleh baunya yang menyengat, setiap kotoran keluar agar segera disiram, demikian seterusnya. Kalau bisa, selalulah keramas setiap selesai buang air besar. Untuk kebersihan badan, kita harus sering menggantai pakaian dalam, jika kita merasa sudah kotor atau penuh keringat, segeralah diganti dengan yang bersih. Selalulah bermeditasi dengan pakaian yang bersih dan telah dicuci.
|