Milis Love_divine
Artikel
Pengalaman
Kegiatan Meditasi
Majalah Meditasi Angka
Makanan Dan Meditasi
Cerita Renungan
Cd/vcd/dvd
Donasi
Layanan Sms Renungan
Kata-kata Mutiara
 
 
 
 

Divine Love lahir pada bulan Februari 2000 di Bali, Indonesia, lewat proses Samadhi dari Acharya-Shri Kamal Kishore Goswami dan muridnya, Darmayasa. Sekaligus terlahirkan teknik baru meditasi bernama Meditasi Angka yang bertujuan untuk membangkitkan tenaga Kundalini demi terwujudnya Cinta Kasih Spiritual di dalam hati setiap insan Tuhan di dunia.

Cari Artikel
Divine-love-society.org > Artikel
PEMANTAPAN MEDITASI ANGKA HARI KE-4 TANGGAL 24 FEBRUARI 2005
Posted by Ketut Adi on 2005-02-24
[ print artikel ini | beritahu teman ]

Salam kasih,

Pemantapan pada hari ke-4 ini terasa berbeda karena pada siang harinya Guruji telah mendarat di bandara Ngurah Rai Bali diiringi oleh rekan Rahayu Puspawati dan langsung menuju Hotel Santika. Para peserta pemantapan sudah tak sabar untuk bisa bertemu dengan Guruji. Orang yang datang pun jauh lebih banyak dibandingkan hari-hari sebelumnya. Saat tiba di rumah Ibu Agung, orang-orang yang hadir berebut untuk bisa menyentuh kaki Guruji bahkan mencium kaki beliau. Kemudian beliau Guruji dan Bapak Darmayasa langsung menuju tempat meditasi di lantai dua.

Di tempat pemantapan, seperti biasa kita lakukan pemanasan dan gerak-gerak meditasi angka, dipimpin oleh Bapak Darmayasa dan Bapak Wismagiri. Kemudian Guru Ji hadir di tempat pemantapan. Semua tampak gembira sekali. Saat ini teman-teman dari Jakarta juga sudah ada yang hadir yaitu IB Tamtam dan Bapak Ramos. Guru Ji memberikan wejangan yang diterjemahkan oleh Bapak Darmayasa. Dalam wejangannya saat pertama kali tiba di tempat pemantapan menyampaikan bahwa dalam 5 tahun Guruji telah 4 kali datang ke Bali. Guruji protes karena setelah 2 tahun kita baru mengundang beliau ke Indonesia lagi. Guruji melihat kita sebagai Shakti dari Tuhan Yang Maha Esa. Pesan Guruji, ingatlah kita dengan beliau. Semua Guru adalah simbul. Siapa yang duduk di asana/tempat duduk Guru, dialah sebagai Guru. Guru sejati adalah Tuhan. Namun ada perbedaan Tuhan dan Guru yaitu Tuhan tak bisa bicara sedangkan seorang Guru bisa bicara. Guru adalah apa yang ada di dalam badan kita, bukan badan kasar ini.

Mengapa kita melakukan meditasi? Seperti kita lihat, kemanusiaan di dunia ini sudah hampir mati. Jika kemanusiaan kita lupakan, apa gunanya ada agama dan spiritual lainnya. Alam memberikan kesempatan kepada kita untuk itu. Janganlah kita sampai berkelahi hanya untuk hidup. Kemanusiaan bersifat obyektif, tidak bisa berubah. Agama sifatnya subyektif. Sesuai dengan keinginan kita sendiri, kita bisa memilih agama yang diinginkan. Selama 5 tahun kita telah melakukan usaha untuk meningkatkan nilai kemanusiaan di dalam diri kita masing-masing. Kalau kita mengasihi orang lain, maka orang lain pun akan mengasi diri kita. Sejak 5 tahun Guruji mengatakan bahwa kita sesungguhnya adalah satu. Jalan kita adalah dengan Meditasi Angka untuk mewujudkan Cinta Kasih Spiritual (Divine Love).

Orang-orang sering menanyakan bagaimana cara mewujudkan cinta kasih spiritual itu? Perhatian kita bukanlah pada cara mewujudkannya tapi pada bagai mana menjadi cinta kasih itu. Perhatikanlah kesempurnaan diri kita. Kita selalu berbicara tentang kemajuan dunia secara luas namun sering melupakan kemajuan diri kita. Kita sering mengumpulkan angka nol yang banyak, tapi jika tanpa ada angka 1 di depannya, semua itu tak ada artinya.

Lima tahun yang lalu Guruji mengusahakan kemajuan Indonesia dan India. Jika kita perhatikan ada kemajuan dalam diri kita, maka otomatis akan ada kemajuan pada Negara kita. Selama 5 tahun ini kita mengusahakan kemajuan yang bisa kita lihat selama ini. Dunia ini selalu berubah tiap saat, tiap generasi. Apa yang kita inginkan bagi generasi mendatang? Apa yang kita lakukan adalah demi kepuasan diri sendiri, bukan demi orang lain. Begitulah cara Guruji bersikap. Oleh karena itu Guruji menyarankan agar kita selalu ingat pada beliau. Guruji hanya melakukan satu hal, memberikan sebuah cermin agar kita bisa melihat diri kita sendiri. Kita berikan cinta kasih pada Guruji dan kita akan alami kemajuan spiritual.

Di akhir acara Guru Ji berkenan memberikan berkat dan prasadham secara langsung kepada seluruh peserta yang hadir di ruangan tersebut. Banyak juga rekan kita yang membawa perlengkapan meditasi maupun alas meditasi untuk diberkati. Bapak Ramos dari Jakarta memberikan 5 buah t-shirt untuk Guru Ji yang berisikan foto Guruji dan Bapak Darmayasa. Akhirnya kelima t-shirt tersebut kembali diberikan kepada rekan-rekan kita yang beruntung mendapatkannya.

Pukul 23 wita Guru Ji hendak sembahyang ke Besakih beserta rombongan peserta yang turut menyertai. Sekitar pukul 24 rombongan tiba di pura Goa Raja dan melakukan persembahyangan. Selanjutnya sekitar pukul 2 dini hari rombongan melanjutkan persembahyangan ke Pura Penataran Agung Besakih. Sekitar jam 5 pagi rombongan kembali ke Denpasar. Meskipun malam itu perjalanan sangat melelahkan, tapi semua merasa sangat bahagia.











Selamat Di Jalan Spiritual
Menjaga Ketundukan Hati ( Bag. 2)
Jangan Kotori Tanganmu Dengan Urusan-urusan Tidak Perlu
Kebanggaan Dalam Harta Dan Kecerdasan Hanya Menunjukkan Bahwa Kau Tidak Kaya Dan Tidak Terpelajar
Jangan Kecil Hati Jika Pasukan Lalat, Nyamuk Dan Kala Jengking Tidak Mendukungmu
Menjaga Ketundukan Hati ( Bag. 1)
Salah, Jika Kau Menganggap Orang Mencakupkan Tangan Berarti Menyembah Dirimu
Minuman Penyegar Seorang Guru Spiritual ( Bag. 2)
Minuman Penyegar Seorang Guru Spiritual ( Bag. 1)
Jangan Mencoba Memegang Tuhan Tetapi Biarlah Tuhan Memegangmu. Itulah Jalan Yang Selamat Bagimu
Sudah Waktunya Kita Berhenti Merintih, Sebab Ia Bukanlah Nyanyian Penyejuk Sukma
Karawang Yatra
Bunuh Diri Bukanlah Tindakan Pengecut, Bukanlah Dosa Melainkan Ia Adalah Neraka Itu Sendiri
Engetahuan Suci Memerlukan Hati Yang Suci Bersih Dan Bukan Status, Kedudukan, Kasta Maupun Keterpelajaran Duniawi
Jangan Pernah Bermimpi Bahwa Orang Yang Tangannya Terbelenggu Rantai Emas Akan Mampu Membukakan Ikatan Tanganmu
Liputan Hut Medang Tahun 2010 Hari Ke-7, Puncak Perayaan & Inisiasi
Liputan Hut Medang Tahun 2010 Hari Ke-6, Ke Lempuyang
Liputan Hut Medang Tahun 2010 Hari Ke-4, Pemantapan Meditasi Ii
Liputan Hut Medang Tahun 2010 Hari Ke-3, Pelayanan Kesehatan Gratis
Liputan Hut Medang Tahun 2010 Hari Ke-2, Lomba Anak-anak

Gerakan Suryanamaskar