Milis Love_divine
Artikel
Pengalaman
Kegiatan Meditasi
Majalah Meditasi Angka
Makanan Dan Meditasi
Cerita Renungan
Layanan Sms Renungan
Kata-kata Mutiara
Cd/vcd/dvd
Donasi
 
 
 
 

Divine Love lahir pada bulan Februari 2000 di Bali, Indonesia, lewat proses Samadhi dari Acharya-Shri Kamal Kishore Goswami dan muridnya, Darmayasa. Sekaligus terlahirkan teknik baru meditasi bernama Meditasi Angka yang bertujuan untuk membangkitkan tenaga Kundalini demi terwujudnya Cinta Kasih Spiritual di dalam hati setiap insan Tuhan di dunia.

Cari Artikel
Divine-love-society.org > Artikel
SAHABATKU ADALAH PENOLONGKU
Posted by Pasek Santiasa on 2004-10-12
[ print artikel ini | beritahu teman ]

Berikut ini saya mau cerita sedikit tentang pengalaman saya selama belajar dan tinggal bersama Bapak Made Darmayasa yang sangat baik hati. Saya biasa memanggil beliau dengan panggilan Prabhu. Pak Made Darmayasa itu selalu membantu setiap orang... tanpa pandang bulu. Ntah berbulu kambing, berbulu ayam... pokoknya dibantu !

Waktu saya baru tiba di sana, Pak Made Darmayasa membantu saya dengan memberi uang Rupee untuk sewa rikshaw (bajai) kesana kemari untuk ngurus admission ke Hamdard... Waktu itu saya belum punya uang Rupee... uang saya masih dalam bentuk dolar.

Dianterin Ayu, kemana-mana... uuhh.. saat itu panaaas banget, kasihan deh Ayu waktu itu. Maka (sesuai pesan mommy saya) saya harus berterima kasih pada semua orang yang telah berjasa dalam hidup saya...

Terus pada masa-masa awal perkuliahan, ketika saya mengalami tekanan bathin yang kuat, Pak Made Darmayasa memberikan nasehat 'ajaib' kepada saya, sehingga saya bisa bertahan... dan malahan sukses menyelesaikan studi... Juga menjelang ujian beliau selalu memberikan dorongan mental kepada saya, sehingga saya merasa percaya diri dalam menghadapi ujian. Pak Made Darmayasa juga sering mengajak saya jalan-jalan ke tempat-tempat suci, menenangkan pikiran dan rohani.

Saya masih ingat sewaktu diajak ke Vrndavan bersama Prabhu Sudama, dan Sandip (teman sekelas saya). Pak Darmayasa orangnya sangat baik... sehingga saya dapat berkunjung ke beberapa tempat suci secara gratisan... ha..ha.. Makasih ya Prabhu-ji.

Kemudian... pada saat saya hendak pulang kembali ke Indonesia, Pak Darmayasa memberikan pesan kepada saya untuk makan "Jagung Spiritual" itu artinya, bagaimana menyeimbangkan antara kebutuhan material, dengan kebutuhan rohani --diri kita yang sejati.

Persisnya yaitu... ketika itu kami sedang makan jagung, sambil mendiskusikan hal-hal spiritual. Jadi supaya keduanya bisa sama-sama jalan. Kebutuhan badan kita akan makanan (kebutuhan material) dan kebutuhan rohani kita terhadap pengetahuan spiritual mesti berjalan seimbang, begitulah kira-kira inti pesannya.

Segini saja dulu ya sementara ini, karena sekarang ini kondisinya nggak seperti di hamdard dulu, akses internetnya gratisan, 24 jam sehari, 7 hari seminggu.
Salam kasih buat semua anggota group ini.
semoga sejahtera dan bahagia.

Om shanti shanti shanti Om

santon











Godaan Spiritual (bag-1)
Peliharalah Badan Kita
Menanti Kehadiran Sang Maha Pinandita (3)
Menanti Kehadiran Sang Maha Pinandita (2)
Menanti Kehadiran Sang Maha Pinandita (1)
Tak Ada Yang Gagal
Tabloid Suluh Meditasi Edisi Nopember 2011
Kenapa Medang?
Dalam Baju Spiritual
Legenda Cinta Radha Krishna
Geliat Pembangunan Aula/wantilan Di Parama Dhama Denpasar
Bersama Guru Dalam Setiap Langkah
Menolak Kesempatan Emas (bagian 2)
Menolak Kesempatan Emas (bagian 1)
Teknik Menerima Berkah (bagian 2)
Teknik Menerima Berkah (bagian 1)
Menjaga Hubungan Dengan Guru / Tuhan (bag.2)
Menjaga Hubungan Dengan Guru / Tuhan (bag.1)
Sembah Sujud
Kucing Putih Di Parama Dhama

Gerakan Suryanamaskar