Milis Love_divine
Artikel
Pengalaman
Kegiatan Meditasi
Majalah Meditasi Angka
Makanan Dan Meditasi
Cerita Renungan
Layanan Sms Renungan
Kata-kata Mutiara
Cd/vcd/dvd
Donasi
 
 
 
 

Divine Love lahir pada bulan Februari 2000 di Bali, Indonesia, lewat proses Samadhi dari Acharya-Shri Kamal Kishore Goswami dan muridnya, Darmayasa. Sekaligus terlahirkan teknik baru meditasi bernama Meditasi Angka yang bertujuan untuk membangkitkan tenaga Kundalini demi terwujudnya Cinta Kasih Spiritual di dalam hati setiap insan Tuhan di dunia.

Cari Artikel
Divine-love-society.org > Artikel
PERKENALKAN PERNAFASAN BERNAMA SURYA NAMASKAR
Posted by Admin on 2004-07-04
[ print artikel ini | beritahu teman ]

DENPASAR, NUSA

Tokoh spiritual dan meditasi asal Ubud, Prabhu Darmayasa, kembali hadir di tengah krama Bali Selasa (15/4), di wantilan DPRD Bali.


Prabu Darmayasa Ajak Masyarakat Denpasar dan Sekitarnya Meditasi

Perkenalkan Pernafasan Bernama Surya Namaskar

DENPASAR, NUSA
Tokoh spiritual dan meditasi asal Ubud, Prabhu Darmayasa, kembali hadir di tengah krama Bali Selasa (15/4), di wantilan DPRD Bali.

Pada kedatangannya kali ini (setelah lama di India), Prabu memperkenalkan latihan pernafasan plus gerakan Yoga bernama Surya Namaskar dan teknik meditasi. Dengan memahami dan melakukan 12 gerakan Surya Namaskar dengan benar, Prabhu yakin mampu menyembuhkan segala penyakit manusia.

“Inti dari gerakan ini adalah pemanfaatan cakra-cakra atau poin yang ada di tubuh manusia. Caranya, dengan memadukan pembuangan nafas, penarikan nafas dan menahan nafas sesuai gerakan yang ditentukan,” paparnya.

Sebelum memulai meditasi, Prabhu Darmayasa juga memberikan dharma wacana kepada ratusan krama yang datang, termasuk Pimpinan Perusahaan HU NUSA Cok Gas Adnyana. Selanjutnya, Prabhu duduk bersila menghadap kepada umat dan memberikan siraman rohani dan penjelasan tentang makna meditasi.

“Meditasi yang akan kita lakukan ini tak bertujuan untuk menemukan keanehn-keanehan gaib, melainkan ketenangan diri. Ingat dengan meditasi hati kita akan damai,” jelas Prabhu.

Sekitar pukul 18.00 wita, Prabhu mengisi acara dengan meditasi. Belum sepuluh menit berlalu, tiba-tiba salah satu krama Dalung, Putu Wijaya, mengalami kejang-kejang sembari memejamkan mata. Untungnya, kejadin itu berlangsung beberap menit saja karena Putu segera tersadar.

Usai mengalami kejaiban yang dirasakannya, Putu sempat menanyakan keanehan tersebut kepada sang Prabhu, namun dijawab sang Prabhu itu adalah proses meditasi. Menurutnya, jika meditasi dilakukan dengan tenang dan baik, justru berdampak pada ketenangan, bukan sebaliknya.

Sementara itu, pengikut acara lainnya, Santi, mengaku kepala bagian belakangnya berangsur hilang usai meditasi. “Kepala saya terasa ringan setelah meditasi,” ujarnya saat berdialog tentang manfaat meditasi.

Menjawab pertanyaan peserta tentang sejarah Prabhu Darmayasa menekuni meditasi, pria bertinggi sedang itu berujar.

“Sejak kecil saya dikaruniai kekuatan yang tanpa disadari ternyata berguna untuk mengobati seseorang. Selanjutnya saya menekuni dunia meditasi angka dengan baik dari seorang gurunya di India selama bertahun-tahun. Setelah sukses, saya kembali ketanah kelahiran di Bali untuk berbagi ilmu dengan orang sekitar saya,” jelasnya. (Ja)

sumber: Harian Umum NUSA RABU, 16 APRIL 2003











Godaan Spiritual (bag-1)
Peliharalah Badan Kita
Menanti Kehadiran Sang Maha Pinandita (3)
Menanti Kehadiran Sang Maha Pinandita (2)
Menanti Kehadiran Sang Maha Pinandita (1)
Tak Ada Yang Gagal
Tabloid Suluh Meditasi Edisi Nopember 2011
Kenapa Medang?
Dalam Baju Spiritual
Legenda Cinta Radha Krishna
Geliat Pembangunan Aula/wantilan Di Parama Dhama Denpasar
Bersama Guru Dalam Setiap Langkah
Menolak Kesempatan Emas (bagian 2)
Menolak Kesempatan Emas (bagian 1)
Teknik Menerima Berkah (bagian 2)
Teknik Menerima Berkah (bagian 1)
Menjaga Hubungan Dengan Guru / Tuhan (bag.2)
Menjaga Hubungan Dengan Guru / Tuhan (bag.1)
Sembah Sujud
Kucing Putih Di Parama Dhama

Gerakan Suryanamaskar